• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Peristiwa Sekitar Jambi
  • Berita
  • Nasional
  • Pemprov Jambi
  • Kota Jambi
  • Muaro Jambi
  • Bisnis
  • Kriminal
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
  • Berita
  • Nasional
  • Pemprov Jambi
  • Kota Jambi
  • Muaro Jambi
  • Bisnis
  • Kriminal
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Opini

Banjir Di Kota Jambi Akibat Drainase Yang Buruk, Prof. Aswandi : JBC Bukan Biang Banjir, Perlu Di Lakukan Audit Menyeluruh Sistem Drainase Dan Kapasitas Kanal

by admin
12/04/2025
in Opini
0
Banjir Di Kota Jambi Akibat Drainase Yang Buruk, Prof. Aswandi : JBC Bukan Biang Banjir, Perlu Di Lakukan Audit Menyeluruh Sistem Drainase Dan Kapasitas Kanal
PostTweetShareScan

PERISTIWASEKITARJAMBI, Jambi – Banjir yang kembali terjadi di kawasan Simpang Mayang, tepatnya di depan Jambi Business Center (JBC), mendapat sorotan dari Tenaga Ahli Lingkungan Universitas Jambi, Prof. Aswandi. Menurutnya, persoalan banjir di kawasan tersebut terjadi bukan semata karena curah hujan tinggi, tetapi lebih kepada sistem kanal dan drainase yang sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini.

“Saluran kanal yang ada saat ini merupakan kanal lama. Pada masa pembuatannya, belum ada kajian atau perhitungan hidrologi yang memperhitungkan tingginya curah hujan dalam jangka waktu panjang,” ujar Prof. Aswandi. Ia menegaskan bahwa dalam merancang sistem drainase dan kanal, seharusnya pemerintah kota menggunakan acuan perhitungan hidrologi berdasarkan periode ulang, seperti periode 5 tahunan, 10 tahunan, bahkan 25 tahunan.

BACA JUGA:

100% Suara, Hasil Quick Count LSI Denny JA: Al Haris Unggul 60,92 Persen

Topik : Perhitungan Hidrologi: Kunci Mencegah Banjir

Perhitungan hidrologi jangka panjang adalah pendekatan ilmiah yang memperkirakan seberapa besar volume air hujan yang akan turun dalam kurun waktu tertentu berdasarkan data historis. Dengan perhitungan ini, perencana kota dapat menentukan kapasitas saluran drainase dan kolam retensi yang memadai untuk menampung air hujan ekstrem. Misalnya, untuk curah hujan dengan periode ulang 25 tahun, sistem drainase harus mampu menampung air dari kejadian hujan yang hanya terjadi sekali dalam 25 tahun, tetapi dengan volume yang sangat besar.

“Jika pendekatan ini dilakukan sejak awal, maka saat hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi, saluran dan kolam penampungan sudah siap menampung debit air. Dengan begitu, banjir bisa dicegah secara signifikan,” tambah Prof. Aswandi.

Melihat kondisi saluran yang ada saat ini yang tidak lagi ideal, Prof. Aswandi menekankan bahwa pemerintah kota harus segera membenahi infrastruktur drainase dan kanal. Pembenahan ini penting agar sistem pengendalian banjir menjadi lebih efektif, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mampu mengantisipasi hujan berintensitas tinggi di masa mendatang.

Topik : Fungsi Kolam Retensi dan Masalah di JBC

Selain kanal, Prof. Aswandi juga menyoroti fungsi kolam retensi yang dimiliki oleh pihak JBC. Menurutnya, kolam retensi merupakan komponen penting dalam manajemen air perkotaan. Fungsinya adalah untuk menampung limpasan air hujan dari suatu kawasan sebelum dilepaskan secara perlahan ke sistem drainase kota.

“Kolam retensi JBC memiliki tanggung jawab untuk menampung air hujan dari kawasan JBC yang luasnya sekitar 7 hektar. Seharusnya kolam ini difungsikan secara eksklusif untuk menangani limpasan dari area tersebut saja, bukan sebagai bagian dari saluran umum milik pemerintah kota,” jelasnya.

Ia menyarankan agar kolam retensi milik JBC dipisahkan fungsinya dari sistem drainase kota, agar tidak terjadi overload atau kelebihan kapasitas saat hujan deras. Jika tidak dipisahkan, maka sistem bisa kolaps akibat beban ganda—yakni dari kawasan JBC dan limpasan air dari wilayah sekitarnya.

Topik : Kenapa Banjir Terjadi?

Menurut analisis lingkungan, banjir terjadi ketika volume air hujan yang jatuh tidak dapat diserap oleh tanah (infiltrasi rendah), dan tidak tertampung oleh sistem drainase yang ada. Selain itu, sedimentasi di dalam kanal, sampah yang menyumbat saluran, dan desain drainase yang tidak mengikuti perhitungan hidrologi juga menjadi penyebab utama.

“Banjir bukan semata bencana alam, tapi lebih kepada kegagalan sistem tata kelola lingkungan. Maka, perlu adanya audit menyeluruh terhadap saluran drainase, kapasitas kanal, dan fungsi kolam retensi di seluruh kota Jambi,” pungkas Prof. Aswandi.

Previous Post

Naik Sepeda, Wali Kota Dan Wawako Jambi Tinjau Terminal Rawasari, Akan Sulap Jadi Rumah Milenial dan Titik Nol Bus Listrik

Next Post

Gubernur Al Haris Jawab Dan Jelaskan Pandangan Umum Fraksi DPRD

ArtikelLainnya

100% Suara, Hasil Quick Count LSI Denny JA: Al Haris Unggul 60,92 Persen
Opini

100% Suara, Hasil Quick Count LSI Denny JA: Al Haris Unggul 60,92 Persen

28/11/2024
Next Post
Gubernur Al Haris Jawab Dan Jelaskan Pandangan Umum Fraksi DPRD

Gubernur Al Haris Jawab Dan Jelaskan Pandangan Umum Fraksi DPRD

Wali Kota Jambi Launching Pelayanan BPHTB Mudah, Cepat dan Membahagiakan

Wali Kota Jambi Launching Pelayanan BPHTB Mudah, Cepat dan Membahagiakan

Gubernur Al Haris: Tol Jambi-Palembang Urat Nadi Perekonomian Jambi

Gubernur Al Haris: Tol Jambi-Palembang Urat Nadi Perekonomian Jambi

Polemik Banjir, Gubernur: Lahan JBC Bukan RTH! Sebelumnya Itu Lahan Bekas Kantor Dinas Peternakan

Polemik Banjir, Gubernur: Lahan JBC Bukan RTH! Sebelumnya Itu Lahan Bekas Kantor Dinas Peternakan

Sekda Sudirman: TP2DD Motor Penggerak Integrasi Kebijakan dan Implementasi Teknis Lapangan

Sekda Sudirman: TP2DD Motor Penggerak Integrasi Kebijakan dan Implementasi Teknis Lapangan

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Indeks Gender Meningkat, Gubernur Al Haris Ajak Perempuan Jambi Jadi Motor Perubahan

Indeks Gender Meningkat, Gubernur Al Haris Ajak Perempuan Jambi Jadi Motor Perubahan

30/04/2026
Kurang Dari 1×12 Jam, Tim Gabungan Resmob Polda Jambi Dan Polresta Jambi Ringkus Pelaku Penyerangan Polisi

Kurang Dari 1×12 Jam, Tim Gabungan Resmob Polda Jambi Dan Polresta Jambi Ringkus Pelaku Penyerangan Polisi

23/06/2026
Minta Uang Tebusan Rp 5 Juta, Tim Gabungan Resmob Dan Polres Muaro Jambi Ringkus Pasutri Pelaku Penculikan Lansia 

Minta Uang Tebusan Rp 5 Juta, Tim Gabungan Resmob Dan Polres Muaro Jambi Ringkus Pasutri Pelaku Penculikan Lansia 

09/01/2025
Komunitas JMO Borong Piala Di Ajang Kontes Motor Poljam 2025

Komunitas JMO Borong Piala Di Ajang Kontes Motor Poljam 2025

24/09/2025
Tingkatkan Kemampuan Personel, Tim Resmob Polda Jambi Gelar Latihan Menembak

Tingkatkan Kemampuan Personel, Tim Resmob Polda Jambi Gelar Latihan Menembak

03/10/2026

EDITOR'S PICK

Wakapolda Jambi Pantau Penanganan Karhutla, Patroli Udara Temukan Titik Api di Labuhan Pering dan TNB Sembilang

Wakapolda Jambi Pantau Penanganan Karhutla, Patroli Udara Temukan Titik Api di Labuhan Pering dan TNB Sembilang

22/10/2026
Personel Polda Jambi Naik Pangkat, Kapolda: Pangkat Baru Adalah Amanah untuk Meningkatkan Pengabdian Kepada Masyarakat

Personel Polda Jambi Naik Pangkat, Kapolda: Pangkat Baru Adalah Amanah untuk Meningkatkan Pengabdian Kepada Masyarakat

30/06/2026
Hadiri Pelantikan JKSN Jambi, Al Haris Tekankan Peran Guru dan Kiai Jaga Moral Generasi Bangsa

Hadiri Pelantikan JKSN Jambi, Al Haris Tekankan Peran Guru dan Kiai Jaga Moral Generasi Bangsa

08/07/2026
Wakapolda Jambi Pimpin Apel KRYD Di Muaro Jambi, Tekankan Tugas Humanis Dan Keselamatan

Wakapolda Jambi Pimpin Apel KRYD Di Muaro Jambi, Tekankan Tugas Humanis Dan Keselamatan

06/09/2026

Tentang Kami

Peristiwa Sekitar Jambi

PT PERISTIWA SEKITAR JAMBI

Media Sosial

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Perlindungan

© 2024 PT PERISTIWA SEKITAR JAMBI

No Result
View All Result
  • Berita
  • Nasional
  • Pemprov Jambi
  • Kota Jambi
  • Muaro Jambi
  • Bisnis
  • Kriminal
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Wisata

© 2024 PT PERISTIWA SEKITAR JAMBI