JAMBI- Petugas Kepolisian mengamankan puluhan remaja di Kota Jambi yang terlibat aksi tawuran menggunakan senjata tajam (sajam) beberapa waktu lalu.
Setidaknya ada sebanyak 32 orang remaja yang diamankan oleh petugas Kepolisian. Mereka statusnya masih pelajar.
Puluhan remaja yang diamankan oleh petugas Kepolisian ini, terlibat aksi tawuran di dua lokasi yaitu di Simpang Tanjung Lumut, dan Simpang Subroto.
Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah mengatakan, dari aksi tawuran yang viral tersebut saat itu pihaknta langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pada akhirnya berhasil mengamankan 32 orang yang diduga terlibat.
“Untuk yang di Simpang Tanjung Lumut, kita mengamankan 3 orang dan di Simpang Subroto mengamankan 29 orang. Jadi totalnya ada 32 orang,” ujarnya, Selasa (26/11/2024).
Dia menyampaikan, bahwa dari peristiwa di Simpang Tanjung Lumut pihaknya saat itu langsung bergerak cepat mendatangi lokasi.
“Berdasarkan keterangan dari lokasi, kita mendapatkan identitas pelaku yang terlibat aksi tawuran yaitu MSZ. Dari keterangannya kita berhasil mengamankan 2 orang lainnya,” kata dia.
Sementara, lokasi kejadian Simpang Subroto dan berdasarkan keterangan yang didapat, pihaknya berhasil mengamankan 1 orang yang berinisial AFS.
“Berdasarkan keterangan dari yang bersangkutan, kita melakukan pengembangan dan pada akhirnya mengamankan 28 orang,” kata Nurhadiansyah.
Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan beberapa mekanisme terkait penanganan puluhan remaja yang diamankan baik melakukan upaya penegakkan hukum ataupun upaya pendekatan hukum lainnya seperti Restorative Justice (RJ).
“Semua itu ada mekanisme yang harus kita lakukan dan tentunya ada gelar perkara yang akan menentukan bagaimana tindaklanjut dari penanganan perkara ini,” kata dia.
Para remaja yang diamankan tersebut, disampaikan dia, dari berbagai macam kalangan sekolah seperti SMP, SMA ataupun SMK di Kota Jambi.
“Penyebab terjadinya aksi tawuran ini adalah provokasi di media sosial. Jadi mereka melakukan provokasi sehingga timbul emosi dari masing-masing pihak sehingga mereka bertemu dan melakukan aksi tawuran,” ungkapnya.





















Discussion about this post