PERISTIWASEKITARJAMBI, MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, secara resmi membuka kegiatan tradisi Bekarang di Danau Gatal, kawasan Lubuk Larangan Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Minggu (15/2/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga tradisi turun-temurun yang telah menjadi identitas masyarakat Muaro Jambi.
Tradisi Bekarang, yakni menangkap ikan secara massal menggunakan alat tangkap tradisional, umumnya dilaksanakan saat musim kemarau ketika debit air danau mulai menyusut.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menangkap ikan, tetapi juga simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat atas keberkahan alam. Melalui Lubuk Larangan, kita diajarkan untuk tidak mengeksploitasi sungai secara berlebihan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, keberadaan Lubuk Larangan tidak hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga menjadi bentuk konservasi alami yang mampu mempertahankan populasi ikan serta keseimbangan lingkungan perairan.
Sementara itu kepala desa pematang jering menyampaikan apresiasi atas kehadiran bupati dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut agar danau gatal dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan kearifan lokal
Menurutnya, pengembangan wisata tetap harus berjalan selaras dengan aturan adat Lubuk Larangan yang selama ini menjadi pedoman masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Kegiatan Bekarang di Danau Gatal turut dihadiri masyarakat setempat yang antusias mengikuti tradisi tahunan tersebut sebagai wujud kebersamaan sekaligus pelestarian warisan budaya daerah. **





















Discussion about this post