PERISTIWASEKITARJAMBI,JAMBI– Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) telah ditetapkan sebagai poros utama kemajuan di Kota Jambi.
Langkah serius dan progresif ini diwujudkan melalui inisiasi program unggulan BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik).
Program ini, yang digagas langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bukan sekadar janji politik. BALIKAT merupakan sebuah gerakan masif yang kini berhasil mentransformasi nasib ribuan warganya dari pencari kerja pasif menjadi tenaga kerja yang kompeten dan pencipta lapangan kerja.
BALIKAT juga berdiri sebagai pilar utama dari visi besar “Kota Jambi Bahagia” yang menempatkan kemandirian ekonomi rakyat sebagai fondasi kebahagiaan.
Program ini beroperasi mengadopsi konsep Tematik, sebuah pendekatan cerdas yang menjamin kurikulum pelatihan selalu link and match dengan kebutuhan riil dunia industri.
Pendekatan cerdas ini secara efektif menghilangkan jarak antara pelatihan formal dan tuntutan pasar kerja, sehingga menjadikan lulusan BALIKAT sangat relevan dan siap pakai saat mereka memasuki bursa kerja.
Wali Kota Maulana menegaskan fokus programnya melampaui statistik. Ia menyatakan bahwa ini adalah gerakan nyata untuk meningkatkan kompetensi, membuka lapangan kerja, dan menyiapkan generasi Kota Jambi yang siap bersaing di dunia kerja modern.
Untuk mencapai visi tersebut, BALIKAT fokus pada pelatihan spesialisasi tinggi yang relevan dengan ekonomi digital dan kewirausahaan.
Pelatihan Digital Marketing membekali IKM dan UMKM dengan kemampuan teknis promosi dan jangkauan pasar yang lebih luas melalui strategi digital.
Kemudian, Pelatihan Digital Bisnis Ekspor mempersiapkan UMKM untuk menembus pasar global, mencakup regulasi ekspor, prosedur, dan pemanfaatan platform e-commerce internasional.
Terakhir, Pelatihan Jago Digital meningkatkan keterampilan teknis di bidang pemasaran digital, pengelolaan media sosial, desain grafis, dan pengembangan website.
Komitmen terhadap program ini diperkuat oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE, MA. Beliau menekankan bahwa upaya ini melampaui angka pengangguran. Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menegaskan bahwa program ini adalah tanggung jawab moral.
”Berkomitmen memperluas peluang dan menurunkan angka pengangguran. Bukan sekadar target, melainkan tanggung jawab untuk mewujudkan masyarakat yang berdikari, sejahtera, dan bahagia,” ujar Wakil Wali Kota Jambi.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa tujuan BALIKAT adalah menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan memiliki kualitas hidup yang tinggi, menempatkan kemandirian ekonomi rakyat sebagai fondasi kebahagiaan.
Dampak BALIKAT tidak terisolasi, melainkan menyebar luas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat Kota Jambi. Program ini dirancang Wali Kota untuk memberikan manfaat ganda, menyasar baik sektor tenaga kerja formal maupun pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BALIKAT memperkuat dampaknya melalui kolaborasi strategis dengan pihak eksternal, memastikan UMKM Jambi terkoneksi langsung dengan ekosistem digital nasional dan global.
Kolaborasi Triple Helix terjalin bersama Kemenparekraf, TikTok, dan Tokopedia melalui kegiatan Gen Matic dan Emak-Emak Matic.
Kerjasama ini bertujuan ganda mempromosikan produk lokal dan membekali UMKM dengan skill berjualan serta promosi di platform digital terbesar.





















Discussion about this post